• Kontak Kami
  • Hotline : +62 853-2000-6802
  • SMS : +62 853-2000-6802
  • BBM : ABC12345

Kontak Kami

( pcs) Checkout

kami buka setiap hari untuk anda
INFO 1 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 2 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 3 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 4 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya. INFO 5 : Ini hanya contoh teks berjalan yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan informasi diskon dan sebagainya.
Beranda » TENTANG KAMI » SEJARAH RENAULT

SEJARAH RENAULT

Renault S.A. (Euronext: RNO) adalah sebuah produsen kendaraan Perancis yang didirikan pada tahun 1899. Perusahaan ini memproduksi mobil berukuran kecil hingga menengah, van, bus dan truk pada masa lalu. Pada tahun 2011, Renault merupakan produsen terbesar ketiga di Eropa, di belakang Volkswagen Group dan PSA serta produsen terbesar kesembilan terbesar di dunia pada tahun 2011.

Berkantor pusat di Boulogne-Billancourt, Grup Renault terdiri dari merek Renault; perusahaan mobil Rumania, Automobile Dacia (99%); serta produsen mobil Korea Selatan, Renault Samsung Motors (80%).

Renault mempunyai 43.4% saham di Nissan, serta 25% saham AvtoVAZ (Rusia) dan 1.55% saham di Daimler AG (Jerman). Renault juga memiliki divisi RCI Banque (keuangan otomotif), Renault Retail Group (distribusi) dan Motrio (suku cadang). Renault Trucks, dulunya Renault Véhicules Industriels, telah menjadi bagian dari Volvo Trucks sejak 2001. Renault Agriculture dibeli oleh perusahaan pertanian Jerman CLAAS tahun 2008. Renault memiliki beberapa joint ventura, diantaranya Oyak-Renault (Turki), Renault Pars (Iran), Dongfeng Renault (Tiongkok). Carlos Ghosn adalah CEO dan chairman saat ini. Pemerintah Perancis juga memiliki 15% saham Renault.

Karena aliansinya dengan Nissan, aliansi Renault-Nissan menjadi produsen keempat terbesar di dunia. Pasar utama Renault adalah Eropa. Perusahaan ini juga terkenal di berbagai kejuaraan otomotif seperti reli dan Formula 1.

Renault didirikan pada tahun 1899 sebagai Société Renault Frères oleh Louis Renault dan saudaranya, yakni Marcel dan Fernand. Louis adalah seorang insinyur muda yang cemerlang dan telah mendesain serta merakit beberapa purwarupa sebelum mendirikan perusahaan ini bersama saudaranya, yang sebelumnya memperoleh keahlian berbisnis dari pabrik tekstil milik ayahnya. Jadi, Louis menangani urusan desain dan produksi, sedangkan Marcel dan Fernand mengurus urusan korporasinya.

Mobil pertama Renault, Renault Voiturette 1CV, dijual ke teman ayahnya setelah memberinya uji coba pada tanggal 24 Desember 1898.

Pada tahun 1903, Renault mulai merakit mesinnya sendiri, sebelumnya Renault memang membeli mesin dari De Dion-Bouton. Penjualan besar pertama Renault datang pada tahun 1905 saat Société des Automobiles de Place membeli beberapa mobil Renault AG1 untuk mendirikan sebuah perusahaan taksi. Taksi-taksi ini nantinya dipakai oleh militer Perancis untuk mengangkut pasukannya pada Perang Dunia I, sehingga taksi-taksi ini diberi julukan “Taxi de la Marne.” Sampai tahun 1907, sebagian taksi yang beroperasi di London dan Paris merupakan mobil Renault. Renault juga menjadi merek asing yang paling laku di New York pada tahun 1907 dan 1908. Pada tahun 1908, Renault berhasil memproduksi 3.575 unit mobil, dan menjadi produsen mobil terbesar di Perancis. Voiturette Renault Type D Série B, pada tahun 1901

Tiga bersaudara ini lalu menyadari bahwa dengan mengikuti balapan, publisitas terhadap merek merekapun akan meningkat. Renault membuat kejutan saat berhasil memenangi balapan antar kota pertama yang diadakan di Swiss, yang langsung meningkatkan penjualan Renault. Louis dan Marcel sendiri lah yang menjadi pembalap Renault, tetapi Marcel terbunuh saat terlibat dalam sebuah insiden pada saat balapan Paris-Madrid pada tahun 1903. Walaupun ini membuat Louis tidak pernah balapan lagi, Renault tetap mengikuti balapan ini, termasuk saat Ferenc Szisz memenangi balapan Grand Prix pertama dengan menggunakan mobil Renault AK 90CV pada tahun 1906.

Louis mengambil alih kontrol atas perusahaan ini setelah Fernand mengundurkan diri atas alasan kesehatan. Fernand akhirnya meninggal dunia pada tahun 1909 dan Louis pun menjadi pemilik tunggal perusahaan ini, dan menamai ulang Renault menjadi Société des Automobiles Renault (Renault Automobile Company).

Renault mempertahankan reputasinya dengan terus berinovasi sejak awal berdiri. Pada saat itu, mobil adalah barang mewah. Harga dari mobil Renault termurah saat itu adalah 3000 franc, yang setara dengan gaji sepuluh tahun pekerja rata-rata di Perancis. Pada tahun 1905, Renault memperkenalkan teknik produksi massal dan Taylorisme pada tahun 1913.

Renault juga memproduksi bus dan kendaraan kargo pada tahun-tahun setelah perang. Truk komersial pertama buatan Renault resmi diperkenalkan pada tahun 1906. Selama Perang Dunia I, Renault juga memproduksi amunisi, mesin pesawat (bahkan, mesin pesawat pertama rakitan Rolls-Royce memakai unit V8 dari Renault dan juga kendaraan seperti tank Renault FT yang revolusioner. Atas kontribusi luar biasa Renault ini, Louis pun diberi penghargaan Legion of Honour. Renault juga mengekspor mesinnya ke produsen mobil Amerika, untuk digunakan di mobil-mobil rakitan mereka. Pasca Perang Dunia I (1919–1938), Renault Celtaquatre keluaran tahun 1935

Louis Renault memperbesar produksi Renault pada tahun 1918, dengan memproduksi mesin-mesin pertanian maupun industri. Traktor pertama Renault, Type GP diproduksi mulai tahun 1919 hingga tahun 1930. Type GP ini didasarkan pada desain tank Type FT buatan Renault. Renault pun bersusah payah untuk melawan datangnya mobil-mobil murah, dan juga bermasalah dengan bursa efek dan pegawainya yang secara signifikan memperlambat pertumbuhan perusahaan. Renault juga harus menemukan cara yang lebih efisien untuk mendistribusikan mobilnya. Pada tahun 1920, Louis menandatangani kontrak distribusi pertamanya dengan Gustave Gueudet, seorang pengusaha dari utara Perancis.

Mobil yang diproduksi Renault pada pasca Perang Dunia I memiliki bagian depan yang unik, penempatan radiator di belakang mesin membuat kapnya dijuluki kap “ember batu bara”. Desain ini terus dipakai hingga dekade 1920an. Mulai tahun 1930, radiator semua mobil produksi Renault berada di depan mesinnya. Pada tahun 1925, Logo Renault di kap juga berubah dari bentuk bulat menjadi bentuk berlian (yang masih digunakan sampai saat ini).

Renault rutin memperkenalkan model barunya pada Paris Motor Show yang digelar pada bulan September atau Oktober setiap tahunnya. Inipun membuat kebingungan, karena misalnya model tahun “1927” kebanyakan diproduksi pada tahun 1928.

Cabang Renault di London menjadi sangat penting bagi Renault pada tahun 1928. Ini karena pangsa pasar di Inggris cukup besar dan sebagian besar produksinya dimodifikasi untuk diekspor ke Amerika Utara. Suspensi yang ditinggikan, pendingin udara yang lebih canggih, dan bodi spesial adalah hal yang lumrah dijumpai pada mobil yang akan diekspor. Pada tahun 1928, ekspor Renault ke Amerika menurun drastis dari puncaknya pada akhir Perang Dunia I. Ini karena, harga sebuah NM 40cv Tourer telah melebihi US$4.600, atau sama dengan harga sebuah Cadillac V-12. Limosin dengan 7 tempat duduk buatan Renault seharga US$6,000 juga lebih mahal dari harga sebuah Cadillac V-16.

Mobil secara berkesinambungan dirancang dan dirakit sendiri oleh Renault. Vivasix model PG1, dijual sebagai model “mobil sport eksekutif” mulai tahun 1927. Mobil dengan berat yang lebih ringan dan ditenagai dengan sebuah mesin enam silinder 3180 cc menjadi standar mobil buatan Renault, yang bertahan hingga Perang Dunia II.

Reinastella dengan delapan silinder diperkenalkan pada tahun 1929 dan nantinya dikembangkan menjadi Suprastella pada tahun 1939. Renault Viva Grand Sport dan Hélène Boucher. Selama dekade 1930an, Renault bertanggung jawab atas beberapa rekor kecepatan dunia dengan Caudron, berkat mesin enam silinder dan desain aerodinamisnya.

Pada tahun 1928, Renault meluncurkan pembaruan pada produk-produk “Stella”nya. Seperti pada interior Vivastella dan Grand Renault. Ini terbukti menjadi sangat menguntungkan untuk Renault dan mulai dekade 1930an, semua model mobil Renault diubah dari hanya dua huruf alfabet menjadi berakhiran “Stella”

Mobil Grand Renault dirakit dengan menggunakan banyak sekali logam aluminium. Mesin, rem, transmisi, lantai, dan seluruh panel eksternalnya merupakan aluminium. Oleh karena itulah, banyak suku cadang Grand Renault yang dilebur untuk membantu upaya perang. Pada tahun 1931, Renault memperkenalkan mesin diesel untuk mobil-mobil komersialnya.

Renault juga merupakan salah satu produsen mobil asal Perancis yang memproduksi mesin pesawat pada akhir Perang Dunia I. Pada akhir dekade 1920an, Renault pernah memproduksi mesin pesawat militer bertenaga tinggi untuk bersaing dengan mesin rakitan Pratt & Whitney, tetapi usaha ini terbukti gagal, walaupun mesin pesawat sipilnya mencapai hasil yang lebih baik. Pada dekade 1930an, Renault membeli produsen pesawat, Caudron, dan memfokuskan produksinya pada pesawat kecil, Renault juga membeli saham Air France dan bermitra untuk mendirikan perusahaan pos udara, Air-Bleu. Pesawat rakitan Caudron mencetak beberapa rekor dunia selama dekade 1930an. Renault juga melanjutkan pengembangan tank sebagai bagian dari upaya revitalisasi militer Perancis, termasuk D1 dan R 35.

Selama akhir dekade 1920an dan awal dekade 1930an, Renault dilewati oleh Citroën sebagai produsen mobil terbesar di Perancis. Mobil-mobil Citroën pada saat itu lebih inovatif dan populer daripada mobil-mobil Renault. Tetapi pada pertengahan dekade 1930an, banyak produsen asal Perancis yang terkena efek Depresi Besar. Tetapi, Renault awalnya dapat menutupi kerugian ini dengan bisnis traktor, kereta api, dan senjatanya, sementara Citroën menyatakan bangkrut dan akhirnya diakuisisi oleh Michelin. Renault sekali lagi menjadi produsen mobil terbesar, dan tetap menjaga gelar ini hingga dekade 1980an.

Renault akhirnya terdampak krisis ekonomi pada tahun 1936. Renault akhirnya menjual Caudron dan memisahkan divisi pengecoran dan mesin pesawatnya menjadi perusahaan yang berdiri sendiri. Antara tahun 1936 dan 1938, serangkaian perselisihan, pemogokan, dan kerusuhan pekerja terjadi di seluruh industri mobil Perancis. Perselisihan ini nantinya digagalkan oleh Renault dengan cara yang sangat keras, dan akibatnya lebih dari 2.000 orang kehilangan pekerjaannya. https://id.wikipedia.org/wiki/Renault

Bagikan informasi tentang SEJARAH RENAULT kepada teman atau kerabat Anda.

SEJARAH RENAULT | Renault Medan

Belum ada komentar untuk SEJARAH RENAULT

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
SIDEBAR